Posts belonging to Category 'Teknik Industri'

February 24, 2010 | Posted by Ecamuti
APA ITU LEAN ?
Belakangan ini lean thingking mulai banyak diterapkan di perusahaan manufaktur seperti Toyota, begitu pula dengan industri manufaktur lainnya seperti Boeing untuk meningkatkan value added dengan menerapkan prinsip lean. Dengan demikian prinsip lean thinking ini sudah tidak diragukan lagi keberadaannya.
Perusahaan yang lean (ramping atau tidak boros) adalah perusahaan yang menciptakan aliran kontinu baik itu dalam proses manufaktur maupun proses pelayanan. Inti dari organisasi yang lean adalah mempersingkat waktu yang dibutuhkan mulai dari material datang hingga menjadi finished goods (barang dan jasa). Kualitas output yang dihasilkan pun memberikan hasil terbaik dengan harga pokok produksi (hpp) terendah dan waktu pengiriman ke konsumen yang secepat mungkin. Hal ini dilahirkan dari budaya organisasi yang selalu ingin melakukan peningkatan berkelanjutan (continuos improvement).
(more…)
Categories: Aplikasi dunia industri, Teknik Industri |
Tags: lean manufacturing, manufacture, manufaktur, total quality management, toyota way |
No Comments »

February 20, 2010 | Posted by Ecamuti
Berbeda dengan Scientific Management, Administrative and Behavior Management memusatkan perhatian pada organisasi secara keseluruhan. Mereka mengembangkan teori-teori yang lebih umum mengenai apa yang dilakukan para manajer dan apa yang membentuk praktik manajemen yang baik. Beberapa ahli teori terkemuka di balik pendekatan Administrative and Behavior Management antara lain adalah Henry Fayol, Hugo Munster, Max Weber, Elton Mayo, Chester Barnard, Hugo Munsterberg, serta Mary Parker Follett.
(more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: administrative, behavior, fayol, likert, maslow, mcclelland, Sejarah teknik industri, weber |
No Comments »

February 16, 2010 | Posted by Ecamuti
Teori manajemen klasik memiliki kaitan yang erat dengan keadaan bidang industri pada akhir abad 18, yaitu pada saat terjadinya revolusi industri di Inggris. Revolusi industri adalah perubahan teknologi, sosioekonomi, dan budaya yang terjadi dengan penggantian ekonomi yang berdasarkan pada pekerja menjadi ekonomi yang didominasi oleh industri dan diproduksi dengan mesin. Revolusi ini dimulai di Inggris saat perkenalan mesin uap dengan batu bara sebagai bahan bakarnya dan memiliki tenaga dari sebuah mesin. Revolusi ini terjadi terutama dalam produksi tekstil, di mana banyak menyerap tenaga kerja, sehingga menghasilkan dampak yang cukup besar bagi para pekerja atau buruh.
(more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: industri, manajemen perilaku, Sejarah teknik industri |
1 Comment »

January 31, 2010 | Posted by Ecamuti
Ekonomi Pasar (Kapitalisme)
Kapitalisme merupakan sistem ekonomi yang berorientasikan terhadap profit per-individu. Di dalamnya terdapat investasi, distribusi, pendapatan, produksi dan pricing suatu produk yang ditentukan oleh suatu proses yang disebut Market Economy (Ekonomi Pasar).
Market ekonomi sendiri adalah sistem ekonomi dimana produksi dan distribusi barang serta jasa dijalankan melalui mekanisme pasar bebas, dimana pasar menentukan sendiri nilai besarnya permintaan dan penawaran. Dengan kata lain dalam market ekonomi, costumer (pasar) menentukan sendiri apa yang akan mereka beli dan apa yang akan mereka produksi. Tidak ada intervensi dari pemerintah dalam menentukan produk apa saja yang harus diproduksi melainkan pasar sendiri yang menentukan apa yang seharusnya diproduksi.
(more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: ekonomi, makro, pasar, sistem |
9 Comments »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Komplain bukanlah merupakan suatu masalah, kita harus menanggapi komplain sebagai suatu opportunity (kesempatan). Komplain bukanlah sesuatu hal yang harus ditakuti melainkan harus diperhatikan dan dikendalikan dengan baik. Menanggapai komplain sebagai suatu masalah hanya akan menimbulkan rasa ketakutan dan lingkungan yang tidak baik yang tentunya akan megganggu proses inovasi yang ada. Menanggapi komplain sebagai sebuah kesempatan adalah hal yang patut dilakukan. Sebuah perusahaan yang menanggapainya sebagai suatu kesempatan berarti mencoba untuk mendapatkan reaksi maksimum (feedback) atau umpan balik dari customer. Feedback ini akan digunakan perusahaan untuk meningkatkan reputasi perusahaan, performansi, kredibilitas dan kepuasan konsumen.
Pola pikir di atas tidak hanya pada kalangan tertentu saja, namun perlu semua orang yang terlibat di dalamnya, misalkan pada perusahaan maka seluruh karyawan haruslah memahami konsep ini. Beberapa cara untuk mencapainya antara lain adalah : (more…)
Categories: Aplikasi dunia industri, Teknik Industri |
Tags: Bisnis, kantor, keluhan, komplain, protes |
3 Comments »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Scientific Management pada dasarnya bertitik tolak pada pengembangan konsep-konsep yang ditujukan untuk mencari proses kerja yang efektif dan efisien dari aspek manusia dan metode kerja. Beberapa tokoh yang dapat disebutkan antara lain Adam Smith, Charles Babbage, Henry Towne, Frederick Winslow Taylor dan sebagainya.
1. Adam Smith
Adam Smith melalui bukunya yang berjudul “The Wealth of Nation” (1776), mengemukakan konsep perancangan proses produksi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja, yang menekankan pentingnya spesialisasi. Dimana pada saat itu 10 pekerja dapat menghasilkan 48000 pins tiap harinya. Hal ini benar-benar merupakan sesuatu yang sangat positif pada masa Adam Smith.
Disiplin ini akhirnya berkembang untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dan terampil dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian serta pengendalian suatu sistem produksi yang luas dan kompleks. Kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas merupakan pendorong berdirinya disiplin teknik industri. (more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: manajemen ilmiah, scientific, taylor, yeknik industri |
1 Comment »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Peta Aliran Proses (Flow Process Chart) adalah suatu diagram yang menunjukkan urutan-urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu dan penyimpanan yang terjadi selama satu proses atau prosedur berlangsung, serta di dalamnya memuat pula informasi-informasi yang diperlukan untuk analisis seperti waktu yang dibutuhkan dan jarak perpindahan. Waktu biasanya dinyatakan dalam jam dan jarak perpindahan biasanya dinyatakan dalam meter, walaupun hal ini tidak terlampau mengikat.
Peta Aliran Proses memungkinkan untuk digunakan dalam aktivitas perkantoran, secara terperinci dapat dikatakan bahwa Peta Aliran Proses pada umumnya terbagi dalam 2 tipe, yaitu: (more…)
Categories: Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi, Teknik Industri |
Tags: aliran, industri, peta, produksi, proses |
No Comments »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Proses Operasi ini merupakan suatu diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses yang akan dialami bahan (bahan-bahan) baku mengenai urutan-urutan operasi dan pemeriksaan. Sejak dari awal sampai menjadi produk jadi utuh maupun sebagai komponen, dan juga memuat informasi-informasi yang diperlukan untuk analisis lebih lanjut, seperti: waktu yang dihabiskan, material yang digunakan, dan tempat atau alat atau mesin yang dipakai.
Dengan adanya informasi-informasi yang bisa dicatat melalui Peta Proses Operasi, kita bisa memperoleh banyak manfaat di antaranya: (more…)
Categories: Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi, Teknik Industri |
Tags: industri, operasi, peta, produksi, proses |
No Comments »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Model 7s Mckinsey merupakan sebuah model yang mendiskripsikan ketujuh faktor untuk mengorganisasikan perusahaan ke arah yang efektif. Ketujuh faktor ini berjalan secara bersamaan dan ketujuh faktor ini menentukan ke mana sebuah perusahaan akan beroperasi. Seorang manajer harus memperhatikan ketujuh faktor ini dan mengmplementasikan keseluruhan faktor . Jika salah satu faktor tidak diperhatikan maka akan mempengaruhi keseluruhan faktor.
Pada awalnya ketujuh faktor ini merupakan sebuah pencarian mengapa industri-industri di Jepang dapat berkembang dengan baik. Ketujuh pondasi ini pertama kali disebutkan oleh Richard Pascale dan Anthony Athos pada tahun 1981 pada seminar “The At of Japanese Management”. Pada saat yang bersamaan pula Tom Peters dan Robert Waterman juga menyelidiki mengenai faktor yang membuat sebuah perusahaan menjadi sukses. Saat ketujuh orang ini bertemu pada 1978 maka dirumuskanlah ketujuh faktor penting dan diimplementaskan pada Global Management Consultancy Company Mckinsey. (more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: 7s, Bisnis, mckinsey, model |
No Comments »

January 29, 2010 | Posted by Ecamuti
Mind mapping pertama kali ditemukan oleh Tony Buzan. Pemikiran awal ini ia temukan saat melihat komputer pada tahun 1971, dimana ia melihat sebuah panduan/petunjuk mengenai bagaimana menggunakan komputer. Kemudian ia heran mengapa otak manusia yang jauh lebih istimewa tidak disertai manual penggunaan ? Maka untuk pertama kalinya ia ciptakanlah mind map sebagai cara untuk dapat memaksimalkan kemampuan otak.
Mind mapping merupakan suatu terobosan baru untuk dapat mengelompokkan beberapa masalah sehingga dapat mengkaitkannya satu dengan lainnya. Hal ini hampir sama seperti diagram ikan atau lebih banyak dikenal sebagai Fish Bone Diagram. Mind map akan sangat memaksimalkan kemampuan otak dalam melakukan analisis. Berbeda dengan komputer yang bekerja dalam siklus yang linear, otak merupakan asosiasi dari kombinasi linear dengan kemampuan integrasi, komparasi dan sintesis. (more…)
Categories: Teknik Industri |
Tags: mind map, otak, pemikiran, peta, solusi |
No Comments »
Komentar Terbaru